LAYANAN KONSULTASI KEHAMILAN

Jl.Raya Darmo Permai Utara no.66-68 | Surabaya.

PROGRAM HAMIL DENGAN STEMCELL SYSTEM.

gallery/untitled-1
gallery/a2508
gallery/a2509

INI ADALAH PENEMUAN DENGAN MASA DEPAN YANG TAK TERBATAS.

PENGEMBANGAN SEL INDUK ADALAH PENEMUAN BESAR UNTUK KESEHATAN.

BERKEMBANG SEJAK TAHUN 2003.

Ditemukan oleh ilmuwan,
Pada tahun 2003, para ilmuwan menemukan sebuah pohon apel unik di tengah hutan dengan ketinggian 3.797 meter dari permukaan laut yang terletak di pegunungan Alpen Swiss bagian utara. Pohon-pohon apel ini memiliki khasiat yang unik dan menakjubkan. Ketika kulit pohon atau kulit dari apel tergores, mereka secara ajaib sembuh dengan sendirinya. Selain itu, jika apel dipetik, mereka dapat tetap segar selama berbulan-bulan, tidak seperti apel biasa. Penemuan ini membuat Mibelle Biochemistry mengembangkan PhytoCellTecTM Malus Domestica yang mempunyai sifat penyembuhan diri.
PROSES PROMIL
BAGAIMANA STEMCELL BISA MEMPERCEPAT PROSES KEHAMILAN DENGAN BERBAGAI HAMBATAN..?

------------------------------------------------------------------------------------------

Perusahaan kami terus berkembang dan berevolusi. Kami menyediakan beragam layanan. Misi kami adalah menyediakan solusi...


System kerja Apple Stemcell untuk program hamil :
Auto Detection ( memperbaiki secara otomatis )
Aktivasi, mengaktifkan sel yg tidur. 
Repair, memperbaiki sel yg rusak. 
Rejuvenate, meremajakan sel. 

Stemcell masuk di 3 gerbang pintu utama ditubuh manusia : 

  • SYARAF

  • JANTUNG

  • DARAH.

 

 

gallery/untitled-1few
gallery/a2510
gallery/a2511
gallery/a2512
gallery/a2513
gallery/a2514

SYARAF :
Otak, saraf tulang belakang dan saraf adalah tiga bagian tubuh yang membentuk sistem saraf manusia. Secara bersama-sama, ketiganya berfungsi mengontrol semua fungsi tubuh.
Beberapa fungsi tubuh yang dikontrol oleh sistem saraf adalah:
Pertumbuhan dan perkembangan otak.
Sensasi dan persepsi.
Pikiran dan emosi.
Proses belajar dan ingatan.
Pergerakan, keseimbangan dan koordinasi.
Tidur.
Pemulihan dan rehabilitasi.
Suhu tubuh.
Pernapasan dan detak jantung.

 

JANTUNG :
Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah penimbunan lemak dalam arteri (arteroma) dalam arteri atau istilah medisnya disebut dengan aterosklerosis. Arteroma terdiri dari kolesterol dan bahan buangan lain. Selain dapat mengurangi suplai darah ke jantung, aterosklerosis juga dapat memicu terbentuknya trombosis atau penggumpalan darah. Pengumpalan darah ini memblokir suplai darah ke jantung sehingga risiko menderita serangan jantung lebih tinggi. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yaitu:

  • Kebiasaan Merokok,Perokok memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung. Karbon monoksida dalam asap rokok dan kandungan nikotin pada rokok dapat meningkatkan risiko munculnya gumpalan darah serta memacu jantung untuk bekerja lebih cepat sehingga membebani jantung. Senyawa kimia lain dari asap rokok juga dapat merusak dinding arteri jantung yang akan memicu terjadinya penyempitan. Perokok mempunyai risiko 24 persen lebih tinggi untuk menderita penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak merokok sama sekali.
  • Pola Hidup yang Buruk
  • Risiko penyakit jantung juga dapat meningkat akibat pola hidup yang tidak sehat. Misalnya kurang berolahraga, sering mengonsumsi makanan berlemak, dan jarang mengonsumsi buah-buahan serta sayur-sayuran.
  • Kadar Kolesterol yang Tinggi Kolesterol terbagi dalam dua jenis, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Kolesterol jahat mudah menggumpal dan menempel pada dinding pembuluh darah. Karena itu, kadar LDL yang tinggi dapat membentuk plak yang menyebabkan aterosklerosis. Kadar LDL yang normal dalam darah adalah di bawah 3 mmol/L atau 115 mg/dl untuk orang dewasa serta 2 mmol/L atau 77mg/dl untuk orang yang memiliki risiko tinggi.


Hipertensi
Anda akan dianggap mengidap hipertensi atau tekanan darah tinggi jika tekanan darah Anda di atas 140/90 mmHg. Sedangkan tekanan darah rata-rata yang normal adalah 120/80 mm Hg. Tekanan darah yang tinggi berarti jantung bekerja lebih keras sehingga jantung dan pembuluh darah akan lebih terbebani. Salah satu faktor pemicu hipertensi adalah konsumsi makanan dengan kadar garam yang tinggi.
Penyakit Diabetes Diabetes dapat menyebabkan penebalan pada dinding pembuluh darah sehingga berpotensi menghambat aliran darah. Karena itu, penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung.


Kelebihan Berat Badan Orang yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas berpotensi mengidap tekanan darah tinggi, cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, serta lebih berisiko terkena diabetes tipe 2. Karena itu, mereka juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit jantung
Faktor Usia Makin tua usia seseorang, makin tinggi risikonya untuk mengidap penyakit jantung. Hal ini dikarenakan pembuluh darah, terutama arteri akan cenderung lebih kaku dan kehilangan daya elastisnya seiring bertambahnya usia.

DARAH :
Darah merupakan salah satu hal yang paling penting yang terdapat di dalam tubuh manusia. Ibarat air di sungai, darah dapat mengalirkan berbagai macam kebutuhan nutrisi manusia dan juga mineral yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, darah juga berfungsi untuk menjaga daya tahan tubuh, dan juga dapat mengoptimalkan fungsi otak apabila peredarannya terkontrol dengan baik.
Peredaran darah juga sangat erat kaitannya dengan kerja dari jantung. Semakin baik kondisi jantung anda, maka peredaran darah di dalam tubuh anda juga menjadi semakin baik. Namun demikian, tidak semua orang memiliki kondisi peredaran darah yang normal dan dapat berfungsi dengan baik. Ada beberapa orang yang memiliki kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah mereka.
Ada beberapa penyakit yang erat sekali kaitannya dengan kelainan pada peredaran darah seseorang. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah :
Anemia Yang pertama, adalah anemia. Anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan darah, sehingga darah yang mengalir di pembuluh darah mengalami deficit, dan menyebabkan tidak optimalnya peredaran darah ke bagian-bagaian tubuh dan juga organ tubuh tertentu.


Varises Varises merupakan salah satu kelainan dan juga penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah lainnya. Varises merupakan suatu kondisi dimana pembuluh darah vena memiliki gangguan atau hambatan dalam mengalirkan darah. Hal ini disebabkan karena adanya kelainan atau kesalahan pada katub pembuluh vena dalam mengatur peredaran darah sehingga menyebabkan peredaran darah pembuluh vena menjadi terhambat.
Hipertensi (darah tinggi) merupakan salah satu jenis penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah yang paling “populer”. Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit dimana kondisi tekanan darah yang mengalir pada pemmbuluh darah melebihi batas normal, dan menimbulkan berbagai komplikasi lainnya, seperti :

  • Kepala sering pusing
  • Sakit kepala
  • Cepat marah
  • Dapat menyebabkan penyakit kronis
  • Kelelahan

Hipotensi (darah rendah) merupakan kebalikan dari hipertensi, yaitu kondisi dimana tekanan darah yang mengalir pada pembuluh darah berada pada batasan di bawah normal. Biasanya penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah ini dapat terjadi karena beberapa hal, yaitu :

  • Terjadi pendarahan
  • Diare yang disertai muntah
  • Kekurangan zat gizi penting bagi tubuh
  • Overdosis atau kelebihan konsumsi obat penurun tekanan darah

Leukemia (Kanker Darah)Leukemia juga sering disebut dengan kanker darah. Hal ini dsebabkan karena memang terdapat sel kanker yang menyerang bagian darah yang mengalir di pembuluh darah, terutama sel darah putih. Hal ini menyebabkan terjadinya pertumbuhan dari leukosit yang tidak normal yang disebabkan oleh :

  • Virus karsinogenik
  • Adanya paparan zat radioaktif
  • Alkohol dan juga merokok berlebihan

Infeksi zat kimia beracun
Faktor gen atau keturunan.

gallery/baf43b1dd700d1d5a712add19b98e589_980x495.051546392 (1)

Definisi Kesuburan :

Kesuburan adalah kemampuan dari kedua individu, pria dan wanita untuk memperoleh keturunan.

Dalam terminologi ini, umum didengar istilah Pasangan Usia Subur (PUS).

PUS untuk orang Indonesia berkisar antara 20-45 tahun.

Sistem Reproduksi Pada Pria.

Saluran kelamin.

Vasa efferens: menampung sperma. 

Epididimis: mengabsorpsi sperma hingga kental dan menyimpan sperma sementara (3 minggu).

Vas deferens: saluran penghubung epididimis dengan uretra pada penis. Dibagian ujungnya terdapat saluran ejakulasi.

Uretra merupakan saluran untuk mengeluarkan sperma dan urine.

 

Alat-alat Reproduksi pada Pria.

Sistem reproduksi Pria berhubungan erat dengan sistem ekskresi urinaria.

PENIS mengeluarkan air seni dan sperma.

Testis menghasilkan jutaan sperma setiap hari mulai dari masa pubertas sampai meninggal dunia. Jika tidak dikeluarkan, sel-sel sperma akan mati dan diserap kembali oleh tubuh.

Masa pematangan Sperma dalam satu siklus kurang lebih 24 hari.

Sperma mempengaruhi jenis kelamin bayi.

KUALITAS DAN KUANTITAS SPERMA.

Kondisi sperma yang baik merupakan kondisi yang optimum bagi sperma untuk melakukan pembuahan. 

Parameter sperma yang baik:

Jumlah: >15 juta sel sperma/ml

Motilitas/gerak normal: Motilitas grade a (berenang pada garis lurus dengan cepat).

Morfologi normal.  Jumlah ejakulasi: 2 – 5 ml .

 

Faktor yang mempengaruhi:

  • Hormon testosterone: Total Testosterone, Free Testosterone, SHBG

  • Umur: Semakin menua semakin menurun

  • Berat badan: Obesitas mengurangi kualitas kuantitas sperma. 

  • Suhu.

  • GANGGUAN PADA SPERMA.

  • Gangguan pada sperma bisa mempengaruhi tingkat kesuburan.

  • Gangguan pada sperma bisa terdiri dari:

  • Gangguan pada jumlah: >20 juta per ml normal (oligospermia), sperma yang tidak hidup (azoospermia) 

  • Gangguan pada morfologi (Asthenozoospermia)

  • Gangguan pada motilitas. Banyak diakibatkan oleh alkohol, stres, kegemukan, malas berolahraga, memakai celana yang terlalu ketat, daerah skrotum sering terkena suhu tinggi.

  • GANGGUAN ANATOMI PADA PRIA.

  • Impotensi .

  • Gangguan Ereksi yang disebut juga impotensi merupakan penyakit di mana pria tidak bisa mempertahankan kekerasan penis sampai dengan kurang lebih 70 persen.

  • Gangguan ereksi tidak memungkinkan melakukan penetrasi dan mempertahankan aktivitas.

  • Ada juga ereksi yang berlebihan akibat darah terperangkap di dalam penis dan tidak bisa berbalik (priapisme).

 

Resiko yang meningkat disebabkan:

  • Saluran darah tersumbat ke penis,

  • Kekurangan hormon,

  • Penyakit Metabolik: diabetes, obesitas, hipertensi dsbnya.

  • Psikologi.

  • Varikokel

  • Varikokel adalah kondisi di mana terjadi pembengkakak pada pembuluh vena di sekitar pembuluh zakar.

  • Saluran sel sperma dari testis akan terhambat sehingga kualitas dan kuantitas sperma akan menurun. 

  • Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti akan tetapi diduga berasal dari pembengkakan dan abnormalitas pembuluh vena.

  • Bisa dikoreksi dengan operasi.

  • ALAT ALAT REPRODUKSI PADA WANITA . 

  • Alat reproduksi pada wanita berupa:

  • Sepasang ovarium.

  • Oviduk/tuba fallopii). 

  • Uterus. 

  • Vagina .

  • Organ kelamin bagian luar.

 

Alat-alat Reproduksi Perempuan Ovarium (indung telur):

Merupakan kelenjar kelamin yang memproduksi ovum (sel telur) dan menyekresi hormon estrogen dan progesteron.

Oviduk/tuba Fallopii (saluran telur): Berfungsi menyalurkan sel telur ke uterus (rahim) dengan gerakan peristaltik dan dibantu oleh gerakan silia pada dindingnya.

Uterus (rahim): Tempat berkembangnya embrio. Selama kehamilan volume uterus mampu mengembang hingga 500 kali.

Vagina: Tempat penis pada saat kopulasi dan sebagai jalan keluar bayi pada proses kelahiran.

Organ kelamin luar: - klitoris/klentit: struktur yang sama dengan penis - Vulva: terdiri atas labium mayor (bibir besar) dan labium minor (bibir kecil) - Lubang saluran kencing - Lubang vagina: bagian terluar vagina - Fundus: bagian lipat paha.

 

Siklus Menstruasi .

Pada kondisi yang normal, siklus menstruasi pada wanita terjadi setiap periode 28 hari sekali

.

Terjadi 3 tahap:

  1. Fase pematangan sel telur/Follicular phase .

  2. Fase Ovulasi: Masa subur antara 12-16 hari setelah menstruasi pertama.

  3. Fase Luteal, terbentuknya corpus luteum, memicu peluruhan.

FAKTOR KESUBURAN PADA WANITA DAN GANGGUANNYA. 

Kualitas Sel Telur

Anatomi Organ Reproduksi Wanita.

KUALITAS SEL TELUR.

Kualitas sel telur yang baik memiliki diameter antara 15-25 mm.

Dilepaskan setiap bulan pada saat ovulasi.

Sangat dipengaruhi oleh hormon estrogen dalam perkembangan sel telur.

Ovulasi diregulasi oleh estrogen – progesteron.

Apabila ovulasi berhenti, wanita mengalami menopause.